Timothy Abishai Silitonga, anak Kapolda NTT Irjen Daniel Tahi Monang Silitonga, menjadi viral di media sosial karena tetap lulus seleksi calon taruna (catar) Akademi Kepolisian (Akpol) meski diduga gagal dalam tes psikotes.
Dugaan kecurangan ini mencuat setelah percakapan WhatsApp antara orang tua yang anaknya tidak lulus seleksi Akpol dari Panitia Daerah (Panda) Polda NTT tersebar di Facebook. Dalam percakapan itu disebutkan bahwa nilai psikotes anaknya lebih tinggi dibandingkan dengan anak Kapolda NTT.
"Anak saya nilai Matematika 100, Bahasa Inggris 100, dan psikotes 70. Sedangkan nilai psikotes anak Kapolda 64," bunyi percakapan tersebut.
Percakapan ini diunggah pada 7 Juli 2024 oleh akun Facebook Yoyarib KannutuanMau. Viralitas kasus ini memicu perdebatan di kalangan netizen yang mempertanyakan transparansi dan keadilan dalam proses seleksi Akpol.
Masyarakat berharap agar kejadian serupa tidak terulang kembali dan institusi kepolisian dapat meningkatkan kredibilitasnya. (***)
.png)
Posting Komentar untuk "Lolos Akpol dengan Psikotes Rendah: Anak Kapolda NTT Tuai Kontroversi"